Jumat, 25 November 2011

Cara Mempercepat Mozilla Firefox




Mozilla Firefox salah satu web browser yang sangat dominan dewasa ini. Bahkan bisa dibilang kini pengguna Mozilla lebih banyak daripada Opera, Internet Explorer atau web browser lainnya.

Warning !!!

Kami tidak menyarankan untuk melakukan tweaking firefox anda. Tweaking ini sendiri dikeluarkan oleh pengembang firefox jadi bukan sembarang tweaking, namun resiko ditanggung sendiri karena setelah tweaking tidak ada opsi untuk mengembalikan settingan default firefox anda.

  • Untuk mempercepat browsing internet :

  1. Ctrl+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .com. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.facebook.com” jadi ketiklah “Facebook” kemudian klik ctrl+enter
  2. Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .net. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.telkom.net” jadi ketiklah “telkom” kemudian klik shif+enter
  3. Ctrl+Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .org

  • Cara mempercepat Firefox Firefox:

Ketik “about:config” di Mozilla Firefox anda kemudian enter
Maka akan keluar sebuah settingan untuk tweaking firefox
Untuk merubahnya, klik 2 kali dan masukkan data perubahannya
Jika data dibawah tidak terdapat dalam settingan default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer, untuk true/false pilih Boolean.

  • Untuk pengguna DSL :

Set “network.http.pipelining : true”
Set “network.http.proxy.pipelining : true”
Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64″
Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″

  • Untuk pengguna ADSL :

Set “network.http.max-connections : 64″
Set “network.http.max-connections-per-server : 21″
Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8″
Set “network.http.pipelining : true”
Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100″
Set “network.http.proxy.pipelining : true”
Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″

  • Untuk pengguna Dial Up

Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
Set “network.http.max-connections : 32″
Set “network.http.max-connections-per-server : 8″
Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8″
Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4″
Set “network.http.pipelining : true”
Set “network.http.pipelining.maxrequests : 8″
Set “network.http.proxy.pipelining : true”
Set “plugin.expose_full_path : true”
Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”
Set “content.interrupt.parsing : true”
Set “content.max.tokenizing.time : 3000000″
Set “content.maxtextrun : 8191″
Set “content.notify.backoffcount : 5″
Set “content.notify.interval : 750000″
Set “content.notify.ontimer : true”
Set “content.switch.threshold : 750000″

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar